Saturday, December 10, 2011

ANEH & MENARIK.., Di KOREA Anak Yang Terlalu Banyak Belajar Malah Terkena Razia..

Jika Anda termasuk orang tua yang getol memaksa anak untuk membaca buku pelajarannya, hati-hatilah. Jangan sampai anak Anda justru ketagihan belajar sehingga tidak bisa menimati hidup. Kalau sudah begini, dibutuhkan kekuatan polisi untuk menyetop nafsu belajar anak Anda.

Inilah yang terjadi di Korea Selatan.

Kehidupan di Korea Selatan memang kompetitif. Semua orang ingin anaknya menjadi yang terbaik dari segi akademik. Ada kawan Ayah Edy di sana yang berkisah bahwa anaknya yang baru menginjak umur 3 tahun sudah harus masuk sekolah berasrama (boarding school) dari Senin hingga Jumat. Otomatis hanya 2 hari bertemu dengan ayah-bundanya tersayang.

"Sori yah", kata Ayah Edy, "Saya nggak tegaan sama anak sampai segitunya. Kalau anak saya menginjak umur 3 tahun nanti palingan masih santai-santai di rumah main sama neneknya."

Ayah Edy sendiri (dulu) pernah meyakini kompetisi akan mengekstrak kualitas terbaik dari seorang manusia. Ibarat evolusi, kompetisi akan mempertahankan hanya yang terbaik dan yang lemah akan pupus.

Tetapi efek negatifnya tentu ada. Kehidupan kompetitif akan memicu stres. Kita semua tahu apa akibat dari kehidupan yang penuh dengan tekanan; kesehatan kita tergerogoti sehingga mati pelan-pelan, atau mati cara ekspres dengan bunuh diri. Tak heran Korea Selatan mencatat angka bunuh diri TERTINGGI di antara 30 negara maju, melebihi angka bunuh diri negara Jepang.

Itukah yang kita inginkan dalam kehidupan ini? Sukses di usia muda tapi mati pun di usia muda?

Menyadari hal ini, Pemerintah Korea Selatan mengambil tindakan drastik dengan menghentikan kegiatan belajar anak-anak yang dirasa berlebihan. Seperti diberitakan Time Magazine baru-baru ini, pemerintah negeri ginseng itu menurunkan tim kecil berkekuatan 5-6 orang untuk merazia anak-anak yang masih belajar setelah jam 10 malam. Yang menjadi sasaran utama adalah tempat-tempat les/bimbingan belajar yang dikenal dengan nama hagwon. Saking gilanya nafsu belajar anak-anak Korea ini, jumlah pengajar hagwon jauh lebih besar dibanding jumlah guru sekolah.

Apakah anak-anak Korea memang rajin sehingga keranjingan belajar? Tidak juga. Jurnalis Time mendapati mereka bekerja keras (work hard), tetapi tidak bekerja secara cerdik (work smart). Contohnya, anak-anak ini tidur dalam kelas, tetapi malamnya belajar sampai dinihari. Mereka hanya tidur 5-6 jam sehari dari yang seharusnya 9 jam. Seandainya mereka memusatkan perhatian di dalam kelas, niscaya mereka tidak perlu mengikuti les ini-itu di malam hari.

Sebagai perbandingan adalah negara Finlandia sebagai satu-satunya negara maju yang mencatat hasil ujian akademik anak usia 15 tahun sebanding dengan Korea, hanya 13% anak sekolah yang mengambil les tambahan di malam hari. Jadi sebenarnya les-les semacam itu tidak perlu jika si anak benar-benar memusatkan perhatian di sekolah.

Kegilaan belajar anak Korea juga diakibatkan oleh kompetitifnya proses masuk ke perguruan tinggi. Hanya ada tiga perguruan tinggi top di Korea Selatan yang diperebutkan oleh 580 ribu lulusan sekolah menengah. Tingkat penerimaan hanya 14%. Yang gagal biasanya mengambil les hagwon, dan setelah bekerja keras bagai kesetanan selama 2 minggu untuk ujian ulang, 70% di antara mereka bisa masuk ke perguruan tinggi top tersebut.

Kasihan benar melihat anak-anak Asia. Bukan cuma anak-anak Korea, tetapi Singapura, China, dan juga mulai menjangkiti Indonesia. Siapa sih yang menghendaki anak-anak ini belajar keras? Si anak sendiri atau orang tua? Di Korea, terbukti orang tua menjadi faktor penekan yang menyebabkan anak gila belajar. Orang tua ingin anaknya berhasil secara akademis, dan anaknya menjadi sasaran tekanan.

Masih ingatkah dulu, kalau rapor kita dan teman-teman ada angka merahnya, orang tua memarahi kita. Kini lain cerita. Kalau ada angka merah, orang tua memarahi sang guru. Ini adalah salah satu bukti bahwa ambisi terbesar untuk melihat kesuksesan si anak justru ada pada orang tua.

Juga anak-anak sekarang, usia balita sudah diikutkan les macam-macam. Les balet, les musik, les bahasa, les bela diri. Ini semuanya bukan permintaan si anak, tapi ambisi orang tua untuk melihat anaknya sukses di usia muda. Si anak sendiri tak peduli apakah dia bisa balet atau berkarate.

Di Singapura biasanya antar orang tua saling membanding-bandingkan. Kalau tetangga sebelah mengirim anak balitanya les balet, dia akan menanyai kita dengan nada sinis, “Anakku sudah bisa berbalet, anakmu bisa apa?” Sebagai orang tua tentu akan merasa panas hati dan terpaksa mengirim si anak berbalet ria walaupun si anak sendiri masih mau bermain saja di rumah. Budaya ini (saling membandingkan) diistilahkan sebagai “kiasu” di Singapura.

Ayah Edy sendiri dulu umur 5 tahun masih main gundu dan layangan. Malah masih pakai empeng. Berhitung pun baru lancar pada saat kelas 2 SD. Toh bisa meraih gelar doktor di usia sebelum 30 tahun. Beliau justru belum melihat bukti anak-anak jaman sekarang yang dicekoki oleh orang tuanya ini mampu meraih kesuksesan. Jangan-jangan malah bunuh diri karena stres!

Sumber: Kompasiana.com

Thursday, October 13, 2011

adf.ly Bisnis Online Passive Income Ratusan Dollar

Pada artikel terdahulu saya membahas tentang Bisnis Online di Gomez Peer untuk para pemburu dollar yang "malas" maka kali ini akan membahas tentang Adf.ly yang merupakan termasuk salah satu Bisnis Online Passive Income gratisan dengan pendapatan bisa mencapai ratusan dollar. Woww.. besar kan????.
Bagaimana.. tertarik kan.. hehehe. Karena itu silakan lanjutkan baca kembali artikel di bawah ini.

Bisnis Online Adf.ly ini akan membayar kita setiap bulannya minimal $5/bulan dan maksimal $$$/bulan tidak terbatas serta akan mendapatkan komisi 20% dari referral dan 5% dari Advertiser.
Jadi semakin banyak referal semakin banyak pundi dollar Anda. Untuk dapat bergabung di Adf.ly cara daftar nya adalah:

1. Untuk mendaftar klik DISINI atau banner di bawah ini
adf.ly bisnis online passive income

Pastikan Anda daftar dari link dan banner di atas untuk mendapatkan komisi 20% dari referral Anda nanti.

2. Klik "Join Now"

3. Isi formulir yang diberikan dengan benar dan lengkap pada "Join
Adf.ly"
- Your Name: Isi Nama Anda.
- E-Mail: Isikan alamat E-Mail anda. Email ini diperlukan untuk konfirmasi dan sebagai login Anda.
- Retype E-Mail: Isikan dengan alamat email yang sama.
- Password: Masukan password Anda
- Retype Password: Ulangi lagi password anda.
- Account Type: Di sini ada dua pilihan yaitu Link Shrinker dan Advertiser. Anda pilih saja Link Shrinker.

4. Setelah semua data terisi dengan lengkap dan benar klik tombol Submit.


5. Sekarang cek e-mail Anda untuk konfirmasi. Coba lihat di Inbox apakah Adf.ly sudah mengirimkan kode konfrmasi atau belum, kalau tidak ada di Inbox coba periksa di kotak Spam. Jika ada langsung saja buka pesan itu kemudian klik link yang sudah disediakan setelah itu masukkan kode konfirmasi yang tertera di email.

6. Proses Selesai. Jika Anda melakukannya dengan benar, maka Anda sudah dapat login dengan menggunakan email dan password yang sudah Anda daftarkan.

Lalu bagaimana cara mendapatkan dollar???
Cara nya sangat mudah, yang anda perlu lakukan adalah menyebarkan link atau url yang sudah di perpendek dengan menggunakan
Adf.ly.

Cara memperpendek link di
Adf.ly yaitu:
- Login dahulu ke http://addfly.co.cc
- Setelah login masukkan link yang akan di persingkat
 

Misalkan link yang akan anda persingkat adalah http://www.ziddu.com/download/13362050/MysticalTintToneandColor2.0.rar.html.
 

Maka anda tinggal letakkan link tersebut seperti gambar di bawah ini.
download

- Klik "Shrink!". Maka link nya akan menjadi seperti ini http://adf.ly/IgOk

download

Link yang Anda perpendek bisa link download, link blog, link web ataupun situs-situs lainnya.
Kalau yang kita perpendek adalah link download, maka jika ada yang ingin mendownload maka akan diarahkan ke
Adf.ly dulu baru kemudian bisa mendownload.

Lalu apakah beda nya Adf.ly dengan Gomez Peer???
Bedanya adalah jika di Gomez Peer minimal pendapatan $5 dan maksimal $45 serta komisi rekrut referal $1/referral, maka di Adf.ly minimal pembayaran $5, maksimal $$$/bulan tidak dibatasi dan komisi 20% dari pendapatan referral setiap bulannya serta komisi 5% dari advertiser yang bergabung atas referensi kita.

Berikut penjelasannya:
Misalkan referral kita pendapatannya $20/bulannya maka Anda akan mendapatkan komisi 20% x $20 = $4 dari satu referral. Jika referral Anda ada 100 referal dan masing-masing referral/bulannya mendapatkan $20 maka pendapatan Anda adalah 20% x $20 x 100 = $400/bulan. Wow..besarkan..???
Lalu jika ada orang yang memasang iklan di Adf.ly dan asalnya dari link referral kita maka komisi 5% akan kita dapatkan yang besar kecilnya komisi tergantung dari jumlah iklan yang di pasang dan tarif iklan yang berlaku di Adf.ly.

Lalu apakah jika kita mendapatkan 500 referral komisinya lebih banyak dibandingkan yang 400 referral???
Logikanya harusnya YA. Tapi karena adanya perbedaan nilai klik tiap negara menyebabkan perbedaan pendapatan yang menyebabkan member dengan ratusan referral belum tentu mendapatkan komisi yang lebih besar dari member yang memiliki referral di bawahnya walaupun komisi tiap referral sama yaitu 20%.

Kenapa bisa begitu..??? Jawabannya adalah karena dipengaruhi oleh beberapa faktor.
Faktor-faktor yang mempenggaruhinya yaitu:
1. Asal Negara dari referral kita
Referral yang berasal dari Benua Eropa dan Amerika cenderung memiliki pendapatan yang lebih besar dikarenakan jumlah komisi klik lebih besar dari pada komisi klik yang dilakukan oleh penggunjung di Indonesia maupun penggunjung dari Negara di Benua Asia lainnya.
Contohnya Negara Amerika (Benua Amerika Utara) dan Perancis (Eropa Barat) memiliki nilai klik lebih besar.
Karena itu jika Anda memiliki lebih banyak referral dari Eropa dan Amerika, maka pendapatan $$$ Anda lebih besar ketimbang referral dari Indonesia maupun negara Asia lainnya.

2. Pendapatan dari Referral
Jika pendapatan referral kita rata-rata di atas $10/bulan dan Anda memiliki ratusan referral maka Anda bisa dapatkan komisi 20% dari referral bisa mencapai di atas $100.
Jadi pendapatan referral juga mempengaruhi pendapatan kita.

3. Komisi dari Advertiser
Jika pendapatan Anda sedikit dan jumlah referral juga sedikit tapi mendapatkan Advertiser dari link referral maka Anda akan mendapatkan tambahan komisi 5% yang besar kecilnya komisi tergantung dari jumlah iklan yang di pasang dan tarif iklan yang berlaku di Adf.ly.
Jika Anda beruntung mendapatkan Advertiser maka pendapatan 5% ini akan diberikan tiap bulannya selama Advertiser masih beriklan di Adf.ly.

4. Bahasa yang digunakan pada Artikel
Penggunaan bahasa pada artikel suatu Blog, Forum maupun situs lainnya mempengaruhi target pengunjung di search engine. Situs yang menggunakan bahasa Inggris akan cenderung memiliki banyak penggunjung dari luar Indonesia sehingga nilai klik dari Adf.ly yang didapatkan akan terasa lebih besar.
Jadi dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa untuk mendapatkan penghasilan besar di Adf.ly maka Anda harus memiliki banyak traffic, banyak referral luar, dan tentu saja rajin upload dan share artikel di Blog, Forum ataupun situs jejaring sosial lainnya baik social networking (facebook, myspace, twitter, MySpace, Bebo, Friendster, hi5, Orkut, PerfSpot, Yahoo!360, Zorpia, dll) maupun Social Bookmarking (Digg, StumbleUpon, Reddit, Delicious, Tweetmeme, Fark, Slashdot,Lintasberita, Infogue, dll) dan forum-forum terkenal baik indonesia maupun luar negeri yang menerima link Adf.ly.

Tidak punya Blog ataupun situs itu tidak masalah dalam menjalani Bisnis Online Gratisan di
Adf.ly ini. Karena masih banyak media lainnya yang bisa Anda manfaatkan.

Jika Anda sudah mempunyai ribuan referral dan rata-rata referral aktif maka tiap bulan Anda akan mendapatkan komisi Passive Income 20% dari ribuan referral tersebut yaitu puluhan dollar bahkan ratusan dollar.

Jadi mulailah dari sekarang upload software, lagu, film, ebook, game atau apapun yang dibutuhkan banyak orang lalu kemudian share artikel pada Blog, Forum, dan Situs jejaring sosial lainnya.
Jika tidak bisa upload karena masalah koneksi atau waktu, maka gunakan saja link download yang ada di Blog saya ini lalu Anda persingkat menggunakan
Adf.ly untuk mendapatkan $$$.
Semakin banyak referral dan semakin banyak software, lagu, film, ebook, game yang didownload oleh pengunjung maka akan semakin besar nilai klik pendapatan $$$
Adf.ly Anda. Jadi mulailah dari sekarang karena tidak ada kata untuk terlambat :)

Sukses nya seseorang dalam Bisnis bukan dilihat dari ada-tidaknya modal tapi Niat, Usaha dan Fokus dalam melakukan Bisnis tersebut.
Jadi Niat, Usaha dan Fokus dalam Bisnis adalah modal utama sukses nya suatu Bisnis.


SELAMAT BERBURU DOLAR.

Sumber: http://marcellinoagatha.blogspot.com

Thursday, October 6, 2011

Mengajari Anak Membaca Di Usia Dini??

Suatu hari Ayah Edy pernah ditanya:
"Apakah saya boleh mengajarkan anak saya membaca di usia dini..? Karena saat ini marak metode yang mengajarkan anak membaca di usia dini."

Agak sulit untuk menjawab pertanyaan ini, untuk itu mari kita tanya pada diri sendiri, Tujuan apa yang mendasari kita mengajari anak membaca. Apakah kita ingin anak kita bisa membaca atau kita ingin anak kita menjadi gemar membaca..? Pertanyaan ini sangat penting, karena jelas sekali bedanya anak yang bisa membaca dengan anak yang suka/gemar membaca.

Kalau tujuan kita hanya agar anak kita bisa membaca, dan biasanya dengan salah satu tujuan lainya adalah untuk dipamerkan pada saudara, kerabat atau tetangga, sungguh ini sayang sekali dan tidak akan memberikan manfaat maksimal bagi anak kita.

Namun kalau tujuan kita adalah agar anak kita suka/gemar membaca maka mungkin jauh lebih bermanfaat bagi mereka kelak. Tapi sayangnya mengajarkan anak membaca di usia yang terlalu dini justru tidak membuat anak menjadi gemar membaca.
Hasil penelitian menjukkan bukti bahwa anak-anak yang diajari baca setelah usia 7-8 tahun justru membaca buku dan menulis jauh lebih banyak daripada anak yang diajari baca sejak usia 5 tahun.
Kemudian hasil lain adalah bahwa kemampuan baca anak yang diajari baca sejak usia 5 tahun dengan anak yang diajari baca di usia 7-8 tahun akan sama kemampuannya pada saat mereka sama-sama berusia 10 tahun. Namun minat baca anak yang diajari sejak usia 5 tahun jauh lebih rendah dibanding anak yang diajari baca di usia 7-8 tahun.

Mengapa hal ini bisa terjadi..? Mari kita simak bersama penjelasannya.....
Otak anak pada usia dini itu bertumbuh sangat pesat, jika kita mengembangkan kemampuan kreatif mereka maka syaraf-syaraf kreatifnyalah yang akan berkembang sangat pesat. Hal ini di tandai dengan rasa ingin tahu yang tinggi dari seorang anak. Namun jika tidak maka rasa ingin tahu atau syaraf-syaraf kreatifnya melemah, sehingga minat/rasa ingintahu anak pada berbagai hal juga melemah.
Oleh karena itu berdasarkan penelitian. Diketahui bahwa jauh lebih penting mengajarkan anak kreatifitas sehingga syaraf-syaraf kreatifnya bertumbuh sempurna; syaraf kreatif yang tumbuh dengan sempurna ini akan akan membuat anak memiliki rasa ingin tahu yang besar akan berbagai hal, lalu setelah itu baru kemudian anak diajari bagaimana memenuhi rasa ingin tahunya tersebut melalui kemampuan membaca. Sehingga setelah dia bisa membaca maka dia akan gunakan kemampuan bacanya tersebut untuk mengeksplorasi segala informasi dari berbagai bahan bacaan untuk memenuhi rasa ingin tahunya tersebut. Begitulah penjelasan Kathy H. Passeks, dalam bukunya yang berjudul Even Einstein did not learn a flash Card. atau Einstein ternyata tidak pernah belajar Flash Card.

Dari penjelasan tersebut ternyata diketahui bahwa mengajari anak membaca di usia dini justru kontra produktif terhadap pertumbuhan syaraf-syaraf kreatif yang dimilikinya. Sehingga pada saat anak sudah bisa membaca, dia tidak tahu untuk apa kemampuan itu dia gunakan, karena rasa ingin tahunya akan sesuatu tidak ada. Oleh karena itu jika kita perhatikan pendidikan-pendidikan usia dini yang ada di negara-negara maju pada umumnya sebagian besar aktifitasnya di fokuskan untuk membangkitkan kreatifitas anak melalui berbagai macam permainan dan diskusi; mereka baru diperkenakan baca tulis hitung diusia kira-kira 7 atau 8 tahun.

Para orang tua/guru/pembaca yang saya cintai..
Coba perhatikan berapa banyak buku yang sudah kita baca dalam setahun..? Apakah menurut Anda minat membaca kita saat ini cukup besar..? Jika tidak, mungkin bisa jadi karena kita dulu sejak kecil sudah difokuskan untuk bisa membaca dan bukannya mengembangkan kreatifitas dan rasa ingin tahu kita.
Akan tetapi sekali lagi segalanya terpulang kembali pada masing-masing orang tua. Apakah kita ingin anak kita cepat bisa membaca saja atau kita ingin anak kita menjadi anak yang gemar membaca..

Sumber: Ayah Edy.

Saturday, September 24, 2011

MAYDAY - OAOA Lyric

REALLY LIKE THIS LYRIC ^^

我 相 信 苦 涩 的 眼 泪
wǒ xiāng xìn kǔ sè de yǎn lèi
我 不 信 甜 美 的 誓 言
wǒ bú xìn tián měi de shì yán
我 相 信 音 乐 就 该 音 乐
wǒ xiāng xìn yīn yuè jiù gāi yīn yuè
我 相 信 爱 情 的 纯 粹
wǒ xiāng xìn ài qíng de chún cuì
我 不 信 华 丽 的 诗 篇
wǒ bú xìn huá lì de shī piān
我 相 信 热 烈 的 争 辩
wǒ xiāng xìn rè liè de zhēng biàn
我 不 信 无 声 的 和 谐
wǒ bú xìn wú shēng de hé xié
我 相 信 秒 秒 的 瞬 间
wǒ xiāng xìn miǎo miǎo de shùn jiān
我 不 信 年 年 的 永 远
wǒ bú xìn nián nián de yóng yuǎn
我 相 信 摇 滚 就 能 万 岁
wǒ xiāng xìn yáo gǔn jiù néng wàn suì

[Chorus]
快 张 开 你 的 嘴 OAOA
kuài zhāng kāi nǐ de zuǐ OAOA
再 不 管 你 是 谁 OAOA
zài bù guǎn nǐ shì shuí OAOA
人 生 都 太 短 暂
rén shēng dōu tài duǎn zàn
别 想 别 怕 别 后 退
bié xiǎng bié pà bié hòu tuì
现 在 就 是 永 远
xiàn zài jiù shì yóng yuǎn
出 生 的 那 一 年 OAOA
chū shēng de nà yì nián OAOA
转 眼 就 这 一 天 OAOA
zhuán yǎn jiù zhè yì tiān OAOA
人 生 都 太 短 暂
rén shēng dōu tài duǎn zàn
去 疯 去 爱 去 浪 费
qù fēng qù ài qù làng fèi
和 我 再 唱 OAOAOA
hé wǒ zài chàng OAOAOA

Thursday, September 22, 2011

MAYDAY - OAOA

Woohoo... I'm crazily love this song.. Mayday's newest song.. REALLY LOVE..
I LOVE YOU MAYDAY...



Tuesday, September 13, 2011

Amazing Places To Experience Around The Globe.. --Part 2

Pikiran masih terpikir mau holiday saja nich.. Hehe..
Beberapa alternatifnya adalah sebagai berikut (walaupun dompet masih tipis, hehe..):


Tian Tan Buddha on Lantau Island, Hong Kong.


Fernando De Noronha - Brazil.


Spirit Island, Magligne Lake, Alberta, Canada.


Rice Field Terraces in Yunnan, China.


Bern, Switzerland.


Coron Palawan, Philippines.


Rocky Village, Vernazza, Italy.


Porto Katsiki, Lefkada Island, Greece.


Lower Lewis River Falls - Gifford Pinchot National Forest - Washington, USA.


Pangong Tso Lake in the Himalayas.


Golden Eye Hotel - St. Mary, Jamaica.


Golden Horn, Brac Island - Croatia.


William Bay, Western Australia.


Soneva Fushi, Maldives.


The Whanganui River, North Island, New Zealand.


Alentejo, Portugal.


Etretat, Normandy, France.


The Pearl Waterfall, Jiuzhaigou Valley, China.


Norway.


Awapuhi Trail Kauai, Hawaii.


Santa Domenica nel Salento.

Sumber: Stumble Upon.

Monday, September 12, 2011

Anda percaya pada Tes IQ???

Suatu hari Ayah Edy pernah ditanya oleh bu Deasy yang tinggal di Bandung, berikut adalah pertanyaan persisnya: Ayah Edy, Saya Deasy, Ibu dari tiga orang anak 9, 7 dan 2 tahun. Setelah membaca ulasan ayah sebelumnya saya jadi tergelitik untuk ikutan bertanya, mengenai tes IQ. Anak saya yang pertama dan kedua pernah mengikuti tes IQ dengan hasil yang berbeda, dimana kakaknya redah tapi adiknya justru tinggi sekitar 130. Pertanyaan saya adalah.. apa iya kalo anak tes IQnya tinggi pasti pintar dan kalo tes IQnya rendah pasti bodoh dan jadi anak gagal dikehidupan..? Bagaimana pandangan Ayah tentang hal ini..?

Inilah jawaban Ayah Edy pada beliau:
Bu Deasy yang baik, sebelumnya mari kita ketahui dulu sejarah mengenai apa dan untuk apa tes IQ dilakukan. Tes IQ pertama kali di perkenalkan kira-kira tahun 1911 oleh Alfred Binet, seorang psikolog berkebangsaan Prancis. Adapun tujuan dilakukan tes IQ waktu itu adalah untuk seleksi standar masuk militer atau pekerjaan. Kemudian tes ini berkembang keseluruh dunia sebagai tes seleksi standar dalam hampir semua bidang.

Menurut pandangan Multiple Intelligence (MI) bahwa tes ini sesungguhnya hanya mampu mengidentifikasi salah satu kecerdasan saja, yakni Logika Matematika, padahal kecerdasan manusia itu sangat bervariasi dan tak terhingga, tidak bisa semuanya teridentifikasi oleh tes IQ semacam ini. Contohnya bagaimana kita mengidentifikasi kecerdasan Pablo Picaso, Shakespeare, Thomas Edison, Steven Spielberg dan para jenius dunia lainnya yang pada masa kecilnya dianggap sebagai anak yang biasa-biasa saja..?

Anak-anak yang mendapatkan skor tingggi dalam tes IQ menunjukkan bahwa ia memiliki potensi intelegensia Logika Matematika yang bagus dan sebaliknya. Sementara pandangan MI adalah kecerdasan manusia tidak dapat diukur, karena sifat otak manusia yang terus berkembang dan dinamis. Hal ini bisa dibuktikan bahwa anak yang sama bila di tes IQ berulang-ulang dalam selang waktu yang berbeda akan menunjukkan hasil yang berbeda-beda, dan kerapkali faktor emosional juga ikut berperan di dalamnya.

MI lebih menekankan pada aspek pengamatan potensi unggul anak dan bukan pada aspek pengukuran. Sehingga MI pada aplikasinya akan selalu dapat mengetahui sisi-sisi keunggulan anak dan membantunya untuk mencapai hasil yang terbaik, sebaliknya tes IQ dalam aplikasinya terbatas hanya pada memberikan label-label pada anak seperti Cerdas, Rata-rata, Dibawah rata-rata dst. yang justru akan membuat pertumbuhan dinamis otak anak terganggu. Tes IQ jika kita perhatikan hampir tidak pernah dapat memberikan jalan keluar bagi anak-anak yang mendapat skor rendah, bahkan mengesankan bahwa mereka yang mendapat skor rendah cenderung akan tervonis manjadi anak gagal.

Jadi sekali lagi perlu kita ingat bahwa dalam konsep MI yang didukung oleh penelitian Sains Otak, mamandang bahwa tidak ada anak yang bodoh, semua anak terlahir pintar, ya.. pintar pada bidang-bidang yang menjadi keunggulannya masing-masing.

Bu Deasy yang baik, menjawab pertanyaan ibu apakah adiknya kelak akan jauh lebih sukses dari kakaknya dalam hidup, tentu saja saya tidak bisa memastikannya, karena kesuksesan hidup itu banyak sekali faktor penentunya, tidak hanya faktor IQ tinggi saja, malainkan juga faktor Emotional Intelligence, lingkungan pembentuknya, dsb.

Berikut ini ada sebuah guyonan terkenal yang mungkin juga baik untuk kita renungkan bersama.

Suatu ketika ada 3 orang sahabat yang kuliah di Universitas Harvard, dan pada saat mereka selesai ujian sahabat A mendapat nilai paling tinggi di tesnya, sahabat B sedang-sedang saja, kemudian sahabat C mendapat nilai paling rendah. Tak lama kemudian sahabat A karena nilainya sangat tinggi cepat mendapat pekerjaan, begitu juga sahabat B meskipun sulit akhirnya mendapatkan juga. Namun malangnya sahabat C sulit sekali mendapat pekerjaan dengan nilainya yang sedemikian rendah dan pas-pasan.

30 tahun berlalu sudah, tiba-tiba ketiga sahabat tersebut terkaget-kaget waktu bertemu di satu perusahaan. Eh ngomong-ngomong kok bisa ya kita ketemu disini, lalu sahabat yang paling rendah nilainya bertanya pada sahabat A, eh kamu di sini jadi apa..? Lalu dengan bangga sahabat A menjawab, oh kamu tidak tahu rupanya kalo aku adalah konsultan senior untuk perusahan ini, lalu kalo kamu jadi apanya tanya sahabat C pada sahabat B, Oh kamu juga enggak tau ya..kalo aku ini adalah salah satu Direktur diperusahaan ini. Sahabat C tampak terkagum-kagum, Oh kalian semua hebat, luar biasa katanya.. Lalu kedua sahabat A & B tertegun sejenak, dan secara bersamaan bertanya...lah kalo kamu sendiri ada disini sedang apa..? Lalu dengan santai sahabat C menjawab, Oh kalo saya sedang ada rapat komisaris pemegang saham di perusahaan saya ini.

Bill Gate adalah orang yang sangat menyukai guyonan ini. Meskipun Bill Gate tidak pernah lulus dari Harvard, namun ia telah membuktikan pada dunia bahwa sukses yang diraihnya tidak ditentukan oleh skoring nilai dan tes melainkan dari Potensi unggul yang berhasil di gali dan dikembangkan hingga menjadi yang terbaik di bidangnya.

SUMBER: Majalah Mother & Baby, Rubrik Ayah Edy Menjawab.

Sekolah MONYET Vs Sekolah MANUSIA..





============================================================================================
Para orang tua/guru/pembaca yang berbahagia....
Sudah tahukah anda bahwa di Thailand ada sebuah Sekolah Akedemi yang didirikan dengan siswanya terdiri dari para monyet, ya...para monyet yang nantinya akan dipekerjakan di perkebunan-perkebunan besar di Thailand..?

Jadi ternyata Thailand si Negara penghasil perkebunan nomer satu di dunia tersebut, pekerjanya sebagaian adalah para Monyet.. ya para monyet yang dididik di sekolah akedemi monyet milik Khuru Samporn. Atau yang lebih terkenal sebagai Samporn Monkey Training College, yang didirikan pada tahun 1957 di District Kancha-nadit, Provinsi Surat Thani.

Ternyata tempat ini tidak hanya sebagai akademi pelatihan monyet saja, melainkan telah berkembang menjadi objek wisata yang banyak dikunjungi oleh Turis Asing Manca Negara, dan tak jarang dari mereka adalah para pendidik yang khusus berkunjung untuk melihat langsung dan mempelajari metode pendidikan di sana.

Para orang tua/guru/pembaca yang berbahagia.. Sungguh suatu kebesaran jiwa yang luar biasa dari para turis asing yang telah mau belajar dari sekolah ini..ya belajar dari Sekolah Monyet., karena banyak dari mereka yang datang ternyata berprofesi sebagai pendidik di negaranya.

Ada apakah gerangan yang menarik dari sekolah ini, hingga berhasil mengundang para pendidik dari sekolah manusia untuk studi banding ke sini..?
Para orang tua/guru/pembaca yang berbahagia mari kita simak apa saja keunikan yang dimilikinya:
1. Sekolah adalah tempat yang dibuat senyaman mungkin untuk para monyet. 
Khuru Samporn menjelaskan bahwa para monyet ini akan dapat menyerap ilmu pelajaran dengan baik, apa bila dia benar-benar merasa nyaman dan menganggap bahwa sekolah adalah tempat favoritnya. Oleh karena itu bentuk sekolahnya dibuat sedemikian mirip dengan tempat habitat alami para monyet dulu berada.

2. Proses penerimaan siswa Khuru Samporn tidak pernah membeda-bedakan calon siswa, baik yang jinak, liar, setengah liar atau amat sangat liar. 
Semua calon siswa diterima dengan tangan terbuka tanpa perlu ada ujian saringan, asalkan usianya sudah mencukupi. Karena usia yang kurang dari 2 tahun, mestinya monyet tersebut masih harus hidup dengan ibunya untuk mendapatkan kasih sayang sebagai anak-anak dan belum layak untuk dipaksa menjadi pekerja perkebunan. Kata Khuru Samporn, Bukan main.. betapa arif dan bijaksananya beliau..
3. Mendidik dengan penuh kasih sayang.
Khuru Samporn selalu menekankan tidak boleh digunakan kekerasan, pukulan dan hukuman kepada para monyet, melainkan melalui pendekatan dengan penuh kasih sayang sebagaimana layaknya orang tua pada anaknya. Khuru Samporn melakukan pendekatan mulai sejak monyet tersebut berprilaku sangat liar hingga saat lulus nanti prilakunya akan menjadi sangat jinak dan kooperatif dengan metode yang penuh kelembutan. Mulai dari memberi makan, mengajak main, membelai dan sebagainya.

4. Setiap monyet yang ingin bersekolah dapat masuk kapan saja sepanjang tahun asalkan usianya sudah mencukupi. 
Disana tidak mengenal dan tidak ada yang namanya tahun ajaran monyet.

5. Mendidik monyet berdasarkan kemampuan dan kecepatan belajar masing-masing.
Dimana ternyata masing-masing monyet memiliki kemampuan dan kecepatan belajar yang berbeda-beda, tutur Khuru Samporn.

6. Setiap siswa dididik untuk berhasil menguasai keahlian-keahlian dasar, menengah dan tinggi. Tanpa ada satu siswapun yang gagal. 
Jadi saat mereka lulus masing-masing monyet memiliki keahlian yang lebih kurang sama, satu sama lainnya.

7. Khuru samporn juga bertanggung jawab untuk memperbaiki prilaku monyet termasuk ada kalanya ada monyet yang kecanduan rokok, dan gemar merokok akibat kebiasaan orang membuang puntung sembarangan dan dipungut oleh monyet tersebut. 
Dengan sabar Khuru Samporn melakukan terapi penyembuhan bagi sang monyet hingga ia benar-benar berhenti merokok. Khuru Samporn belum pernah mengeluarkan siswanya karena prilaku bermasalah ataupun dengan alasan ketidak mampuan belajar. Khuru Samporn merasa bertanggung jawab terhadap setiap muridnya meskipun dengan segala keterbatasan yang mereka miliki.

Masih banyak lagi nilai-nilai luhur pendidikan yang diterapkan di akademi ini dalam proses belajar mengajar seperti belajar dengan melakukan (Leaning by experience), belajar dari yang mudah ke yang semakin sulit, guru adalah sahabat bagi siswa. Proses belajar harus menyenangkan, memperlakukan siswa sesuai kebutuhan dan kemampuannya masing-masing.

Dan yang paling mengagumkan adalah bahwa akademi ini tidak melakukan ujian akhir bagi kelulusan para siswanya juga tidak mengeluarkan ijasah atau gelar bagi para lulusannya. Melainkan meng-garansi setiap siswa lulusannya akan dapat melakukan pekerjaanya dengan sangat mahir sesuai tingkatan pendidikan yang diikutinya. Dan apa bila ternyata ada siswa yang dianggap tidak memuaskan, maka siswa tersebut berhak untuk mendapatkan pendidikan ulang tanpa dipungut biaya tambahan.

Para orang tua/guru/pembaca yang berbahagia..
Namun ternyata hingga saat ini para pemilik monyet yang menyekolahkan monyetnya di Samporn Monkey Training College merasa sangat puas dan belum pernah ada komplain terhadap hasil kerja para monyet lulusan akademi ini.

Para orang tua/guru/pembaca yang berbahagia..sungguh sekolah yang luar biasa bukan..? Coba bandingkan dengan sekolah tempat anak kita saat ini bersekolah, apakah lebih baik atau malah lebih buruk dari sekolah Monyet ini..?

Semakin hari sekolah ini semakin terkenal dan dipenuhi oleh para siswa dari berbagai pelosok daerah di Thailand karena keberhasilnya mencetak lulusan-lulusan unggul berkualitas bagi para pemilik perkebunan.

Sekolah ini juga telah dikunjungi oleh para praktisi pendidikan dan organisasi-organisasi pendidikan dunia, seperti UNESCO, UNICEF, ONEC dsb untuk dijadikan sebagai sumber pembelajaran moral dan wacana membuka wawasan untuk dapat membangun konsep pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak manusia.

Para orang tua/guru/pembaca yang berbahagia..
Jika Anda penasaran dan kebetulan berkunjung ke Thailand mungkin Anda bisa mampir sebentar ke Samporn Monkey Training College untuk dapat melihat langsung barang sejenak agar nantinya dapat berbagi cerita pada para guru di tempat anak-anak kita bersekolah atau pada siapapun yang peduli akan nasib pendidikan bangsa ini.

Sumber: Buku Ayah Edy Judul: I love you Ayah, Bunda Penerbit: Hikmah, Mizan Grou.

Amazing Places To Experience Around The Globe.. --Part 1

It has been a long time I didn't go for holiday..^^

Pengen dech sekali-kali Holiday ke tempat yang pemandangannya indaaahhh..
Pemandangan indah yang seperti apa..? Mari kita cek satu per satu tempatnya, siapa tau Anda juga berminat ke sana.. Hehe.. :p
(nama tempat tertera di bawah gambar)


 
Preachers Rock, Preikestolen, Norway.


Blue Caves - Zakynthos Island, Greece.

 
Skaftafeli - Iceland.

 
Plitvice Lakes – Croatia.

 
Crystalline Turquoise Lake, Jiuzhaigou National Park, China.

 
Four Seasons Hotel - Bora Bora.

 
Ice skating on Paterswoldse Meer, a lake just South of the city of Groningen in the Netherlands.

 
Marble Caves, Chile Chico, Chile.

 
The Gardens at Marqueyssac.


 
Ice Canyon - Greenland.

 
Capilano Suspension Bridge, Vancouver, British Columbia.

 
Valley of the Ten Peaks, Moraine Lake, Alberta, Canada.

 
Multnomah Falls, Oregon.

 
Seljalandsfoss Waterfall on the South Coast of Iceland.

 
Petra - Jordan (at night).

 
Verdon, Provence, France.

 
Wineglass Bay, Freycinet National Park, Tasmania, Australia.

 
Norway Alesund Birdseye of City.

 
Benteng Chittorgarh, India.

 
Riomaggiore, Italy.

 
Keukenhof Gardens - Netherlands.


Sky Lantern Festival - Taiwan.











Restaurant near Sanyou Cave above The Chang Jiang river, Hubei, China.
 











  East Iceland.

 
Lucca, Tuscany, Italy.

 
New York City.


Sumber: Stumble Upon.